Sungai Buloh, Selangor | MPPM evakuasi WNI terlantar di Sungai Buloh, Selangor melalui Tim Siaga Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) terhadap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Ibu Sutima (60), warga asal Kelurahan Grahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Jumat, 24 Oktober 2025.
Setelah menerima laporan resmi dari masyarakat pada Jumaat, 24 Oktober 2025, Tim Siaga MPPM segera bergerak ke lokasi. Di tempat tersebut, tim menemukan Ibu Sutima berada dalam kondisi lemah dan memerlukan bantuan segera. Yang bersangkutan diketahui telah hidup seorang diri selama kurang lebih delapan bulan tanpa dokumen identitas dan dalam kondisi kesehatan yang memprihatinkan.
Sebagai langkah awal, Tim Siaga MPPM melakukan evakuasi dan perawatan awal, kemudian menempatkan Ibu Sutima di bawah pendampingan dan pengawasan penuh MPPM untuk mendapatkan perawatan lanjutan yang diperlukan. Penanganan ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan MPPM dalam membantu WNI di perantauan yang berada dalam kondisi darurat.
Dalam proses pendampingan tersebut, Tim Siaga MPPM juga melakukan penelusuran data keluarga. Melalui koordinasi dengan Kepala Desa di kampung halaman Ibu Sutima di Kabupaten Jember, MPPM berhasil menjalin komunikasi dengan pihak keluarga. Selanjutnya, keluarga bersama pihak desa bersedia membantu penerbitan dokumen pendukung berupa Kartu Keluarga (KK) dan Surat Domisili Sementara.
Dokumen tersebut digunakan sebagai dasar pengajuan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Setelah SPLP diterbitkan, proses berikutnya akan dilanjutkan dengan pengurusan pelepasan resmi melalui Imigrasi Malaysia. Apabila seluruh prosedur telah lengkap dan sah, Ibu Sutima akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Jember melalui koordinasi antara MPPM dan KBRI Kuala Lumpur.
Peristiwa ini menunjukkan komitmen MPPM dalam menjalankan kerja-kerja kemanusiaan dan pendampingan bagi WNI di perantauan, tanpa membedakan latar belakang daerah maupun asal-usul.
MPPM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, termasuk masyarakat pelapor, relawan, pihak desa, serta institusi terkait yang turut mendukung proses penanganan ini. Diharapkan Ibu Sutima segera diberikan kesembuhan dan proses pemulangannya ke tanah air dapat berjalan dengan lancar.
