MPPM salurkan donasi ke Pesantren Al-Khoziny Buduran sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap dunia pendidikan pesantren pasca musibah runtuhnya musola tiga lantai.
Donasi tersebut disalurkan kepada Pondok Pesantren Al-Khoziny yang berlokasi di Desa Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Musibah runtuhnya musala tiga lantai di lingkungan pesantren tersebut terjadi beberapa bulan lalu dan menelan korban jiwa dari kalangan santri.
Peristiwa tragis itu terjadi saat para santri tengah melaksanakan ibadah salat berjamaah. Akibat kejadian tersebut, sejumlah santri dinyatakan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, pengasuh pesantren, serta masyarakat luas.
Sebagai wujud solidaritas dan empati, Majelis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) menghimpun donasi khusus dari anggota MPPM. Dari hasil penggalangan tersebut, MPPM menyalurkan bantuan dengan total Rp40.000.000 untuk membantu proses pemulihan pasca musibah di Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran.
Penyerahan donasi dilakukan secara langsung oleh jajaran pengurus MPPM. Hadir dalam penyerahan tersebut H. Bahwi selaku Wakil Ketua MPPM Kabupaten Sampang, bersama Agus selaku Koordinator MPPM Kabupaten Sampang di Malaysia. Bantuan tersebut diterima langsung oleh para pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran.
“Donasi ini merupakan amanah dari anggota MPPM sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kami terhadap dunia pendidikan pesantren. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban serta membantu proses pemulihan pasca musibah,” ujar H. Bahwi.
MPPM berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi pesantren serta menjadi penguat semangat bagi para santri dan pengasuh dalam melanjutkan aktivitas pendidikan dan keagamaan.
