Kejar Jambret Berujung Kecelakaan di Pamekasan, Ibu Tewas, Tiga Orang Termasuk Dua Anak Kritis

CCTV merekam lokasi kecelakaan motor saat kejar jambret di Pamekasan

PAMEKASAN (MPPM NEWS) Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Kabupaten Pamekasan, Selasa (7/1/2026) siang. Insiden tersebut menewaskan seorang perempuan lanjut usia, sementara tiga korban lainnya, termasuk dua anak kecil, dilaporkan dalam kondisi kritis.


Kecelakaan terjadi saat satu keluarga berupaya mengejar pelaku penjambretan yang diduga mengambil gelang emas. Sebelum kejadian, rombongan tersebut baru saja pulang usai mengirim keperluan anak yang mondok di pondok pesantren, sebagaimana kebiasaan wali santri yang dilakukan secara berkala.


Sepeda motor yang ditumpangi empat orang itu dikendarai oleh seorang perempuan. Dalam perjalanan, pengendara diduga memacu kendaraan untuk mengejar pelaku. Namun saat melintas di jalan menikung kawasan Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, sepeda motor kehilangan kendali dan menabrak tiang toko di pinggir jalan.


Akibat benturan keras, ibu dari pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara motor mengalami luka berat dan kini dirawat dalam kondisi kritis.


Dua korban lainnya merupakan anak kecil, masing-masing satu anak kandung dari pengendara motor dan satu anak lainnya merupakan keponakan pengendara. Keduanya juga mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.


Dengan demikian, total korban dalam peristiwa ini berjumlah empat orang, terdiri dari satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya dalam kondisi kritis.


Terkait beredarnya video kejadian di media sosial yang menyebutkan identitas domisili korban, pihak keluarga menyampaikan klarifikasi bahwa yang berdomisili di Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, adalah suami dari pengendara motor, bukan korban yang meninggal dunia.


Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih menyelidiki identitas pelaku penjambretan yang menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Aparat mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan tindakan berisiko di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *