SUMENEP (MPPM NEWS) – Polisi berhasil menangkap Lutfi, pelaku pembacokan terhadap Mukhlisin (55), warga Desa Gadu Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Pelaku diringkus di wilayah hukum Pamekasan setelah buron selama empat hari.
Pelaku pembacokan yang terjadi di Dusun Gunung Malang I, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, ditangkap pada Minggu (1/2/2026) melalui kerja sama jajaran Polsek Lenteng dan Polres Sumenep.
Kapolsek Lenteng Iptu Dovie Eudy Zendy membenarkan penangkapan tersebut.
“Iya, pelaku pembacokan sudah diamankan pada Minggu (1/2/2026) di Pamekasan. Penangkapan ini atas kerja sama Polsek Lenteng dan anggota dari Polres Sumenep,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).
Baca juga: Polisi Selidiki Pembunuhan Pria di Lenteng Sumenep, Korban Sempat Terekam Video Viral
Menurut Dovie, proses penangkapan memerlukan waktu karena pelaku langsung melarikan diri usai melakukan aksi pembacokan. Namun pihaknya belum dapat membeberkan secara rinci proses penangkapan maupun kronologi detailnya.
“Sekarang berkas penanganan sudah dilimpahkan ke Polres Sumenep. Untuk keterangan lebih lanjut bisa langsung ke polres,” ujarnya.
Terpisah, Kabag SDM Polres Sumenep Kompol Widiarti Sutioningtyas membenarkan bahwa pelaku saat ini telah diamankan dan berada di ruang tahanan Polres Sumenep.Ia menyampaikan, hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku sehingga kepolisian belum dapat menyampaikan secara detail terkait motif maupun proses penangkapannya.
“Benar, pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Untuk motif dan hal-hal lainnya masih kami dalami,” ujarnya.
Sebelumnya, Mukhlisin tewas akibat luka bacok di jalan kampung Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, pada Kamis (29/1/2026). Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula saat korban mengangkut hasil panen jagung dari sawah menuju rumah warga, lalu kembali ke sawah melalui jalan kampung.
Di lokasi tersebut, korban berpapasan dengan Lutfi yang diduga secara tiba-tiba melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis sabit. Korban sempat berusaha melarikan diri ke arah selatan hingga ke halaman rumah warga, sebelum akhirnya terduduk di teras rumah dalam kondisi luka parah dan meninggal dunia di sekitar tempat kejadian.
Kasus pembacokan tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Sumenep untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Baca juga: Jalur Nelayan Rawan Disalahgunakan untuk Penyelundupan di Sumenep
