BANGKALAN, MPPM NEWS – Pengasuh Ponpes Mambaus Salam Bangkalan, Madura, KH Imron Fattah, mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar amanah dan bertanggung jawab dalam mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Kiai Imron menegaskan, para pengelola dapur SPPG tidak boleh main-main dalam menjalankan tanggung jawabnya kepada para penerima manfaat. Menu MBG harus tetap layak, bergizi, higienis, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Terlebih selama Ramadan, skema MBG mengalami penyesuaian dengan menu kering atau makanan siap konsumsi yang dibagikan untuk berbuka puasa. Menurutnya, pengawasan harus diperketat agar kualitas tetap terjaga.
Baca juga: MPPM Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI Sampang dari Malaysia
“Semua lini harus diawasi dengan ketat, apalagi selama Ramadan. Mulai aspek tata kelola, penyajian, kualitas, hingga distribusi harus kita awasi bersama. Jangan sampai program prioritas Presiden Prabowo Subianto malah menjadi petaka,” ujar Kiai Imron, Sabtu (28/2/2026).
Ia juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang tetap menjalankan program MBG selama Ramadan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga asupan gizi anak-anak penerima manfaat.
“Program ini sangat baik untuk mendukung pertumbuhan dan kualitas kesehatan anak. Kebijakan tetap berjalan selama Ramadan patut diapresiasi,” tambahnya.
75 Dapur SPPG Sudah Beroperasi
Berdasarkan data Satgas MBG Pemerintah Kabupaten Bangkalan per 12 Februari 2026, tercatat sebanyak 90 unit dapur SPPG telah terbentuk dan tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan.
Dari jumlah tersebut, 75 dapur telah aktif mendistribusikan MBG kepada para penerima manfaat.
Namun demikian, dari 75 dapur yang telah beroperasi, baru 26 unit yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sebanyak 26 unit lainnya masih dalam proses pengurusan sertifikat, sementara sisanya belum memiliki dokumen tersebut.
Kondisi ini menjadi perhatian bersama agar standar kebersihan dan keamanan pangan benar-benar terpenuhi, sehingga program MBG berjalan optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
Baca juga : Ramadhan: Esensi Kesalehan dan Kepedulian Sosial
Baca juga: Program Tadarus Al-Qur’an MPPM Hidupkan Syiar Ramadhan 1447 H
