KUALA LUMPUR, MPPM NEWS — Peringatan Nuzulul Quran yang digelar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia berlangsung khidmat di Kuala Lumpur pada Ahad (8/3/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang peresmian kantor baru PCINU Malaysia sebagai pusat aktivitas organisasi dan dakwah bagi warga Nahdlatul Ulama di Malaysia.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan khataman Al-Qur’an 30 juz yang berlangsung sejak pukul 12.00 siang. Pembacaan Al-Qur’an dipimpin oleh Ustaz Syaifuddin Amin bersama sembilan mahasiswa Ma’had Aly yang sedang menempuh pendidikan di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.
Peresmian kantor PCINU Malaysia menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut. Kehadiran kantor ini diharapkan dapat menjadi pusat koordinasi berbagai kegiatan organisasi, dakwah, serta pelayanan keagamaan bagi masyaMenurutnya, kantor PCINU Malaysia diharapkan menjadi tempat berhimpunnya warga Nahdliyin untuk mempererat persaudaraan serta mengembangkan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan.rakat Indonesia di Malaysia.
Baca juga: PERSABA Malaysia Gelar Haul ke-93 KH Abdul Hamid bin Itsbat di Kuala Lumpur
Ketua Tanfidziyah PCINU Malaysia, Ustaz Rudi Mahfudz, menyampaikan bahwa keberadaan kantor tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas jangkauan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat Indonesia di perantauan.
Menurutnya, kantor PCINU Malaysia diharapkan menjadi tempat berhimpunnya warga Nahdliyin untuk mempererat persaudaraan serta mengembangkan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur yang menyampaikan apresiasi terhadap peran PCINU Malaysia dalam membina masyarakat Indonesia di Malaysia.
Turut hadir pula Ketua Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) Malaysia, H. Bung Muhdar, yang memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah masyarakat Indonesia di Malaysia.
Selain itu, panitia juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dalam momentum bulan suci Ramadhan.
Peringatan Nuzulul Quran semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Mahbubi Ali, anggota Syuriyah PCINU Malaysia. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat Indonesia di Malaysia
Baca juga: MPPM Gelar Buka Puasa Bersama, Peringatan Nuzulul Qur’an dan Santunan Anak Yatim di Kajang
Baca juga : Tadarus Ramadhan MPPM Capai Khataman Pertama di Pertengahan Ramadhan
