Kuala Lumpur, MPPM NEWS — Pemerintah Malaysia secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, berdasarkan hasil cerapan anak bulan dan perhitungan astronomi yang dilakukan secara nasional.
Penetapan tersebut diumumkan oleh Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja, Tan Sri Syed Danial Syed Ahmad, pada Kamis malam (19/3/2026) melalui siaran resmi yang disiarkan oleh media nasional, termasuk Buletin TV3.
Mengacu pada prosedur yang ditetapkan oleh otoritas keagamaan Malaysia, penentuan awal Syawal dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu rukyah (cerapan hilal) di sejumlah lokasi strategis di seluruh negara serta hisab (perhitungan astronomi) sebagai pendukung verifikasi ilmiah. Berdasarkan hasil pengamatan pada 29 Ramadhan 1447H, hilal tidak memenuhi kriteria imkanur rukyah yang berlaku di Malaysia, sehingga bulan Ramadhan disempurnakan menjadi 30 hari.
Penetapan ini selaras dengan mekanisme resmi yang berada di bawah koordinasi institusi keagamaan Malaysia, termasuk Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Majelis Raja-Raja, dan Jawatankuasa Rukyah Kebangsaan, yang selama ini menjadi rujukan dalam memastikan penentuan kalender Hijriah dilakukan secara terstandar dan seragam di seluruh wilayah negara.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi di masyarakat terkait kemungkinan Hari Raya jatuh pada Jumat. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses penentuan dilakukan berdasarkan kaidah syar’i dan pertimbangan ilmiah yang telah ditetapkan secara resmi.
Hari Raya Aidilfitri di Malaysia tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum sosial yang memperkuat hubungan antar masyarakat. Perayaan diawali dengan pelaksanaan salat sunat Aidilfitri secara berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tradisi rumah terbuka yang menjadi sarana silaturahmi lintas latar belakang.
Suasana Hari Raya juga identik dengan sajian khas seperti ketupat, rendang, lemang, serta aneka kuih tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya sekaligus mempererat kebersamaan. Tradisi pemberian duit raya kepada anak-anak turut menambah kemeriahan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan.
Dengan ditetapkannya 1 Syawal pada Sabtu, 21 Maret 2026, umat Islam di Malaysia diharapkan dapat menyambut Hari Raya dengan penuh rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan, sekaligus menjaga semangat persaudaraan dan nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
