Haul Al-Muntahy dan Pelantikan Pengurus ISMU Malaysia di Selangor

Tokoh ulama, pengurus ISMU Malaysia, perwakilan MPPM, dan pejabat KBRI Kuala Lumpur berfoto bersama di panggung Haul Al-Muntahy dan Pelantikan Pengurus ISMU Malaysia di Selangor.

SELANGOR | MPPM NEWS – Majlis Haul Masyayikh Al-Muntahy sekaligus Pelantikan Pengurus ISMU Malaysia masa khidmat 2026–2031 berlangsung khidmat di Auditorium Jurutera Radin Umar, Universiti Putra Malaysia (UPM) Serdang, Selangor, Sabtu malam.

Sekitar 1.500 masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Madura di Malaysia, menghadiri kegiatan yang menjadi momentum mempererat ukhuwah serta memperkuat soliditas diaspora Indonesia di Negeri Jiran.

Turut hadir Pengasuh Pondok Pesantren Salafy Nurul Huda Kembang Jeruk Banyuates Sampang, KH. Usuluddin Abdul Mannan beserta Ny. Hj. Yunani Ali Jauhari, Wakil Duta Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur Danang Waskito beserta Ibu, Habib Ahmad Bin Hasan, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Ir. R. Ahmad Romadhon Surya Putra, serta Atase Riset KBRI Kuala Lumpur Taufik Ismail.

Hadir pula Ketua Umum MPPM H. Bung Muhdar, Wakil Ketua MPPM Mohd Azizul, Koordinator Forum Komunikasi dan Organisasi Madura (F-KOM) Ust. Mayuri Ahmad, Sekretaris Jenderal MPPM Ust. Abdul Kholik, serta para ketua dan perwakilan organisasi anggota F-KOM.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan haul sebagai bentuk penghormatan kepada para masyayikh dan ulama pendahulu Al-Muntahy.

Ketua ISMU Malaysia, Ust. Abdul Hamid, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir. Ia berharap ISMU Malaysia terus menjadi wadah pemersatu alumni dan santri Al-Muntahy di Malaysia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MPPM, Ust. Abdul Kholik, yang mewakili Forum Komunikasi dan Organisasi Madura (F-KOM), menjelaskan bahwa F-KOM merupakan wadah kebersamaan organisasi dan komunitas masyarakat Madura di Malaysia yang resmi ditetapkan pada 10 Oktober 2023.

Sekretaris Jenderal MPPM, Ust. Abdul Kholik, menyampaikan sambutan mewakili Forum Komunikasi dan Organisasi Madura (F-KOM) pada Haul Al-Muntahy dan Pelantikan Pengurus ISMU Malaysia masa khidmat 2026–2031 di Selangor, Sabtu malam.

Menurutnya, hingga kini F-KOM telah menghimpun 72 organisasi dan komunitas yang terdiri dari komunitas kepesantrenan, majelis ilmu, majelis silaturahmi, dan berbagai komunitas masyarakat lainnya. Ia juga menyampaikan bahwa F-KOM telah didaftarkan secara resmi kepada KBRI Kuala Lumpur dan diterima langsung oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Danang Waskito.

“Madura harus dikenal melalui sikap, akhlak, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Abdul Kholik.

Ia menegaskan, meskipun berasal dari latar belakang berbeda, seluruh anggota F-KOM tetap menjaga kekompakan dan persaudaraan masyarakat Madura di perantauan.

Dalam sambutannya, Wakil Duta Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Danang Waskito, menekankan bahwa haul bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum meneladani perjuangan ilmu dan akhlak para masyayikh.

Wakil Duta Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Danang Waskito, menyampaikan sambutan pada Haul Al-Muntahy dan Pelantikan Pengurus ISMU Malaysia masa khidmat 2026–2031 di Selangor, Sabtu malam.

Ia mengapresiasi masyarakat Madura di Malaysia yang dinilai mampu menjaga nilai tasamuh, wasathiyah, serta semangat persaudaraan di tengah kehidupan perantauan.

“Teman-teman Madura ini umumnya pekerja keras, menjunjung tasamuh, cinta perdamaian, dan wasathiyah. Semangat itu harus terus dijaga,” katanya.

Danang juga mengingatkan pentingnya masyarakat Indonesia di Malaysia untuk menjaga adab, menghormati aturan negara setempat, dan menjaga nama baik bangsa Indonesia.

“Kita hidup di negara Malaysia. Karena itu, penting menjaga adab, persatuan, dan kebersamaan sesama masyarakat Indonesia di sini,” tegasnya.

Terkait pelantikan pengurus baru, Danang berharap ISMU Malaysia dapat menjadi wadah pemersatu, duta positif bangsa Indonesia, sekaligus memperkuat jaringan dan sinergi masyarakat Indonesia di perantauan.

“Kita tidak bisa sukses sendirian. Sukses harus bersama,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan Pengurus ISMU Malaysia masa khidmat 2026–2031. Pembacaan baiat dipimpin langsung oleh KH. Usuluddin Abdul Mannan yang turut menyampaikan nasihat dan amanah kepada seluruh pengurus agar tetap menjaga nilai perjuangan, akhlak, dan khidmah kepada masyarakat.

KH. Usuluddin Abdul Mannan memimpin prosesi pembacaan baiat dan pengukuhan Pengurus ISMU Malaysia masa khidmat 2026–2031 pada Haul Al-Muntahy di Selangor, Sabtu malam.

Suasana semakin khidmat saat pembacaan maulid dan selawat dipimpin KH. Usuluddin Abdul Mannan bersama Jam’iyah Hadrah Sa’adatul Ahbab Malaysia yang diikuti khidmat oleh ribuan jamaah yang memadati auditorium.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Habib Ahmad Bin Hasan, memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi masyarakat Indonesia di Malaysia dan para alumni Al-Muntahy di mana pun berada.

Baca juga: Dinasti Umayyah dan Lahirnya Dunia Arab Global

Baca juga: MPPM Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Pamekasan dari Malaysia

Baca juga: MPPM Resmi Buka Pelayanan Pemulangan Jenazah PMI Malaysia–Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *