SUMENEP (MPPM NEWS)– Kepolisian Resor Polres Sumenep mengungkap identitas ibu dari bayi perempuan yang ditemukan dibuang di halaman rumah warga Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Perempuan berinisial PW (23) diketahui melahirkan bayi tersebut dan berada di dalam rumahnya saat penemuan berlangsung. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis akibat mengalami perdarahan pascapersalinan.
“Ibu bayi berinisial PW, berusia 23 tahun. Saat bayi ditemukan, yang bersangkutan berada di dalam rumahnya,” ujar Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti S, Kamis (12/2/2026).
Baca juga: Kejaksaan Agung Tunjuk Mohammad Iqbal sebagai Kajari Sampang
Bayi perempuan tersebut ditemukan warga pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di halaman salah satu rumah di Jalan Trunojoyo, Desa Kolor. Saat ditemukan, kondisi bayi masih terdapat darah dan tali pusat belum terpotong, menandakan bayi baru saja dilahirkan.
Mendapat laporan masyarakat, petugas Polsek Sumenep Kota segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi serta melakukan penanganan awal. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian.
Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi diketahui mengalami luka pada lengan kanan serta luka robek di bagian leher. Bayi kemudian dibawa ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Sementara itu, polisi menelusuri keberadaan ibu bayi yang diduga berada tidak jauh dari lokasi penemuan. Dari hasil penelusuran, PW diketahui berada di dalam rumahnya saat bayi ditemukan.
Menurut keterangan sementara, PW mengaku melahirkan bayinya sendiri tanpa bantuan siapa pun. Setelah melahirkan, kondisinya menurun karena mengalami perdarahan sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
“Yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif. Pemeriksaan lebih lanjut belum dapat dilakukan karena kondisi kesehatannya,” kata Widiarti.
Hingga kini, kepolisian belum dapat memastikan motif atau latar belakang pembuangan bayi tersebut. Polisi menyatakan penyelidikan akan dilanjutkan setelah kondisi kesehatan ibu bayi dinyatakan stabil.
Baca juga: Pemkab Bangkalan Terapkan E-Katalog Versi 6 untuk Menutup Celah Korupsi Pengadaan
