Ribuan WNI Hadiri Haul Akbar Syaichona Mohammad Cholil di Malaysia

SERDANG (MPPM NEWS) — Sekitar 2.000 Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya masyarakat Madura di Malaysia, menghadiri Majelis Dzikir dan Sholawat dalam rangka Haul Akbar Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan yang digelar di Dewan Fakultas Kejuruteraan, Universiti Putra Malaysia (UPM), Serdang, Sabtu malam Ahad (24/1/2026).

Acara tersebut dihadiri para ulama, perwakilan pemerintah, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat Madura yang tergabung dalam Forum Komunikasi Organisasi Madura (F-KOM).

Sejumlah ulama yang hadir antara lain RKH. Moh. Fahruddin Aschal, Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Demangan, Bangkalan; RKH. Moh. Hasih Aschal, M.Pd., Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Demangan, Bangkalan; RKH. Moh. Ismail Aschal, Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Demangan, Bangkalan; serta RKH. Mukid bin KH Abdul Latif Cholily, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Kholily Jangkebuan, Bangkalan.

Turut hadir perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Bapak Taufik bin Ismail selaku Atase Riset KBRI Kuala Lumpur.

Dari unsur organisasi masyarakat Madura, tampak hadir Ketua Umum Majelis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) H. Bung Muhdar, Wakil Ketua Umum MPPM Azisul, Ketua Pembina MPPM H. Hakim, Sekretaris Jenderal MPPM Ust. Abdul Kholik, serta para ketua organisasi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Organisasi Madura (F-KOM).

Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh RKH. Moh. Fahruddin Aschal.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan panitia dan Ketua Alumni dan Simpatisan Syaichona Mohammad Cholil (ASSCHOL) Pusat, RKH. Moh. Hasih Aschal, M.Pd. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir untuk mendoakan Syaichona Mohammad Cholil, khususnya kepada KBRI Kuala Lumpur dan organisasi masyarakat Madura yang tergabung dalam F-KOM.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan KBRI Kuala Lumpur, Bapak Taufik bin Ismail. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat Indonesia di Malaysia dalam menjaga persatuan, identitas kebangsaan, serta nilai-nilai keislaman yang moderat dan damai.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan sholawat bersama, kemudian diisi tausyiah oleh RKH. Moh. Ismail Aschal. Dalam ceramahnya, ia mengisahkan perjuangan Syaichona Mohammad Cholil dalam membumikan ajaran Islam tidak hanya di Madura, tetapi juga di berbagai wilayah Nusantara.

Menurutnya, jasa dan keteladanan Syaichona Mohammad Cholil dalam dakwah dan pendidikan Islam menjadi salah satu dasar penetapan beliau sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia.

Setelah pembacaan sholawat mahallul qiyam, acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh RKH. Mukid bin KH Abdul Latif Cholily.

Penyelenggara berharap kegiatan haul ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat ikatan persaudaraan masyarakat Madura di perantauan, sekaligus meneladani perjuangan ulama besar Nusantara dalam menjaga nilai agama dan kebangsaan.

Sumber : MPPM News .id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *