SAMPANG (MPPM NEWS) — Isu dugaan suap yang menyeret Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang kembali mencuat ke ruang publik setelah yang bersangkutan dibawa oleh Satuan Tugas (Satgas) Kejaksaan Agung RI ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Langkah ini menimbulkan perhatian luas, khususnya di wilayah Madura dan Jawa Timur, mengingat posisi Kajari sebagai pejabat strategis dalam penegakan hukum di daerah.
Penjemputan Kajari Sampang tersebut dilakukan oleh tim Satgas Kejaksaan Agung guna kepentingan klarifikasi dan pendalaman informasi terkait dugaan pelanggaran yang tengah diselidiki. Pihak Kejaksaan menegaskan bahwa proses ini bukan merupakan operasi tangkap tangan (OTT), melainkan bagian dari mekanisme pemeriksaan internal yang dipusatkan di Jakarta.
Informasi yang dihimpun MPPM News menyebutkan, sebelum dibawa ke Jakarta, Kajari Sampang masih menjalankan agenda kedinasan sebagaimana biasa. Namun, seiring mencuatnya laporan dan atensi dari pimpinan pusat, Kejaksaan Agung memutuskan mengambil alih proses pemeriksaan guna memastikan penanganan dilakukan secara objektif dan profesional.
Hingga saat ini, Kejaksaan Agung belum mengungkap secara rinci perkara apa saja yang tengah didalami, termasuk apakah dugaan tersebut berkaitan dengan penanganan kasus tertentu selama yang bersangkutan menjabat. Status hukum Kajari Sampang juga belum diumumkan secara resmi, sehingga yang bersangkutan masih berstatus sebagai pihak yang dimintai keterangan.
Kejaksaan Agung menegaskan bahwa setiap proses pemeriksaan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Pendalaman dilakukan untuk memverifikasi laporan masyarakat, data awal, serta informasi yang telah dikantongi oleh tim pengawasan internal kejaksaan.
Mencuatnya isu dugaan suap ini turut memengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, khususnya di tingkat daerah. Sejumlah kalangan berharap Kejaksaan Agung dapat membuka proses penanganan perkara ini secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.
Sementara itu, aktivitas pelayanan hukum di Kejaksaan Negeri Sampang dipastikan tetap berjalan. Institusi kejaksaan memiliki mekanisme struktural untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan publik tidak terganggu meski salah satu pejabatnya tengah menjalani pemeriksaan di tingkat pusat.
Publik kini menunggu kejelasan hasil pemeriksaan tersebut, termasuk kemungkinan adanya langkah lanjutan dari Kejaksaan Agung. MPPM News akan terus memantau dan menyajikan perkembangan kasus ini secara berimbang, faktual, dan bertanggung jawab sesuai prinsip jurnalistik.
