PAMEKASAN, MPPM NEWS — Ketua Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM), H. Bung Muhdar, pada Senin, 30 Maret 2026, sowan ke RKH Mohammad Muddatstsir Baddruddin, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Panyeppen di Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Kunjungan tersebut merupakan silaturahim dalam suasana Hari Raya kepada RKH Mohammad Muddatstsir Baddruddin yang juga merupakan penasihat MPPM.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum MPPM menyerahkan donasi tahap pertama yang dihimpun dari anggota, pengurus, dan masyarakat Madura di Malaysia.
Donasi tersebut diberikan untuk membantu pemulihan pasca kebakaran Pondok Tibyan di lingkungan PPMU Panyeppen. Donasi tersebut merupakan tahap pertama, dan dimungkinkan masih akan ada bantuan susulan pada tahap berikutnya.
H. Bung Muhdar mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Madura di perantauan terhadap pesantren dan tanah kelahiran.
“Donasi ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan beban pesantren. Ini adalah wujud kebersamaan dan kepedulian masyarakat Madura di Malaysia terhadap saudara-saudara kami di Panyeppen,” ujar H. Bung Muhdar.
Baca juga: Kebakaran Ponpes Miftahul Ulum Panyepen Pamekasan, 13 Lokal Pondok Tibyan Terbakar
Ia menegaskan, MPPM akan terus membuka penggalangan donasi agar bantuan lanjutan dapat kembali disalurkan pada tahap berikutnya.
Sebagai informasi, kebakaran terjadi di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Desa Poto’an Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, pada Jumat malam, 6 Februari 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan kepanikan di kalangan santri, pengurus pondok pesantren, dan warga di sekitar lokasi.
Kebakaran mengakibatkan sejumlah bangunan di area Asrama Ma’had Tibyan terbakar. Bangunan yang terdampak meliputi 12 asrama santri, enam ruang kelas, satu kantin kecil, satu perpustakaan mini, serta 10 kamar mandi. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Pada tahap pertama, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp45.000.000.
RKH Mohammad Muddatstsir Baddruddin, yang juga merupakan penasihat dan pengasas MPPM, mengarahkan agar donasi tersebut dibagi menjadi dua bagian. Sebagian akan digunakan untuk renovasi Pondok Tibyan yang terbakar, sedangkan sebagian lainnya diperuntukkan bagi pemugaran dan perluasan Masjid Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen.
Beliau menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh MPPM dan masyarakat Madura di Malaysia.
“Saya sangat senang dan terharu atas dukungan yang diberikan oleh MPPM. Ini membuktikan bahwa masyarakat Madura di mana pun berada tetap memiliki kepedulian yang besar terhadap pesantren dan sesama,” ujar RKH Mohammad Muddatstsir Baddruddin.
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota, pengurus, dan masyarakat Madura di Malaysia yang telah berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut.
“Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan panjenengan semua dengan balasan yang lebih baik, melimpahkan keberkahan, dan memudahkan segala urusan,” doa beliau.
Penyerahan donasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan, persaudaraan, dan gotong royong masyarakat Madura tetap hidup dan terjaga di perantauan.
Baca juga: Kebakaran Ponpes Miftahul Ulum Panyepen: Pengasuh Sampaikan Terima Kasih
Baca juga: MPPM Salurkan Donasi Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
