PAMEKASAN, (MPPM NEWS) – Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Ferry Juliantono, melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Hamidy, Banyuanyar, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu, (21/02/2026).
Kunjungan tersebut dilaksanakan usai Menteri Ferry menghadiri pengukuhan pengurus Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (KITMAS) yang digelar di Aula PT Bawang Mas Grup. Agenda silaturahmi ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menteri Koperasi di Madura.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Menteri Ferry bersama jajaran memenuhi undangan buka puasa bersama di kediaman Pengasuh Ponpes Al-Hamidy, RKH Moh Rofi’i Baidhowi. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ferry Juliantono menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum ibadah spiritual, tetapi juga sarana strategis untuk memperkuat ukhuwah dan kolaborasi sosial. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan ulama memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan ekonomi umat yang berkeadilan.
“Ramadan mengajarkan nilai kebersamaan dan kepedulian. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat harus terus diperkuat agar pembangunan ekonomi umat, khususnya melalui koperasi, dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, kebersamaan dalam forum silaturahmi seperti ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan energi sosial yang mampu memperkokoh kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, kata dia, membutuhkan peran ulama sebagai mitra strategis dalam memastikan kebijakan ekonomi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Ferry menegaskan bahwa pembentukan dan penguatan KITMAS merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat posisi tawar petani tembakau Madura. Melalui koperasi induk tersebut, para petani diharapkan mendapatkan akses pembiayaan yang lebih luas, sistem distribusi yang lebih efisien, serta stabilitas harga yang lebih terjamin.
“Koperasi menjadi instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya KITMAS, petani tembakau Madura tidak lagi berjalan sendiri, tetapi bersatu dalam kekuatan kolektif,” tegasnya.
Silaturahmi ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan pesantren sebagai pilar penting pembangunan sosial dan ekonomi umat di Madura, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Baca juga: Program Tadarus Al-Qur’an MPPM Hidupkan Syiar Ramadhan 1447 H
