BANGKALAN (MPPM NEWS) Majelis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) melalui Tim SIAGA kembali menunjukkan kepedulian dan komitmen kemanusiaannya dengan membantu pemulangan jenazah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Madura, Marsuki, dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, menuju kampung halamannya di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Pemulangan jenazah dari Bandara Juanda ke rumah duka dilakukan menggunakan ambulans jenazah MPPM, sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Madura yang wafat di perantauan.
Almarhum Marsuki meninggal dunia di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 06.50 waktu setempat. Berdasarkan dokumen resmi kepolisian Malaysia serta Surat Bukti Pencatatan Kematian dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, almarhum meninggal dunia akibat kanker hati stadium 4, disertai komplikasi gangguan ginjal dan tekanan darah tinggi.
Setelah seluruh proses administrasi dan pengurusan jenazah di Malaysia diselesaikan sesuai ketentuan, jenazah almarhum dipulangkan ke Indonesia melalui penerbangan rute Kuala Lumpur–Surabaya dan tiba di Bandara Internasional Juanda pada Jumat, 2 Januari 2026.
Setibanya di Bandara Juanda, Tim SIAGA MPPM langsung melakukan penjemputan dan mengantarkan jenazah menuju rumah duka di Desa Benangkah, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, menggunakan ambulans jenazah milik MPPM.
Sekretaris Jenderal MPPM, Abdul Kholik, menyampaikan bahwa keterlibatan MPPM melalui Tim SIAGA merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam kerja-kerja sosial dan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat Madura di perantauan.
“MPPM melalui Tim SIAGA berupaya hadir dalam situasi kemanusiaan seperti ini, agar jenazah almarhum dapat kembali ke kampung halaman dan dimakamkan dengan layak serta bermartabat,” ujar Abdul Kholik.
Ia menambahkan, proses pengantaran dari Bandara Juanda hingga ke Bangkalan dilakukan dengan koordinasi yang baik bersama pihak keluarga, sehingga seluruh rangkaian berjalan lancar dan tertib.
Sementara itu, Muhammad Asizhul, Wakil Ketua Majelis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) sekaligus ipar almarhum, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan melalui Tim SIAGA MPPM.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada MPPM melalui Tim SIAGA yang telah membantu pemulangan dan pengantaran jenazah almarhum dari Bandara Juanda hingga ke kampung halaman di Bangkalan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” tutur Muhammad Asizhul.
MPPM menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan organisasi, khususnya dalam membantu pemulangan jenazah warga Madura yang wafat di luar negeri agar dapat dimakamkan di tanah kelahirannya dengan layak.
