BANGKALAN, MPPM NEWS – Aparat Kepolisian Resor Bangkalan berhasil menangkap tujuh orang yang diduga sebagai komplotan pencuri besi antikarat pada tiang pancang Jembatan Suramadu, Minggu (8/3/2026).
Ketujuh pelaku terdiri dari lima warga Kabupaten Gresik dan dua warga Kabupaten Bangkalan. Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan patroli dan pengejaran di perairan sekitar lokasi jembatan.
Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut untuk mengetahui kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
“Termasuk kami dalami sudah berapa kali mereka melakukan pencurian besi di Jembatan Suramadu,” ujar Ipda Agung Intama.
Baca juga: Kronologi WNI Terjun ke Tasik Cheras, KBRI Kuala Lumpur Ungkap Upaya Penyelamatan
Dua pelaku yang berasal dari Bangkalan diketahui bernama Muhid dan Arip. Sementara lima pelaku lainnya yang berasal dari Gresik adalah Adi, Misyan, Fata, Budi, dan Husni Tamrin.
Menurut keterangan kepolisian, ketujuh orang tersebut diduga merupakan satu komplotan yang melakukan pencurian besi balok antikarat yang merupakan bagian dari struktur penyangga Jembatan Suramadu.
Kasatpolairud Polres Bangkalan Iptu Muarib menjelaskan bahwa saat proses penangkapan sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan para pelaku di perairan sekitar jembatan.
Petugas kemudian berhasil menghentikan sampan yang digunakan para pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan empat batang besi balok antikarat yang diduga merupakan hasil curian dari Jembatan Suramadu.
“Setelah kami cek, ternyata ada besi hasil curian di dalam perahu yang mereka naiki,” ungkap Iptu Muarib.
Barang bukti berupa empat batang besi balok antikarat bersama para tersangka kemudian diamankan oleh pihak kepolisian. Saat ini kasus tersebut telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangkalan untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses pengembangan kasus masih terus dilakukan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian besi pada struktur Jembatan Suramadu tersebut.
Baca juga: MPPM Gelar Buka Puasa Bersama, Peringatan Nuzulul Qur’an dan Santunan Anak Yatim di Kajang
Baca juga: PERSABA Malaysia Gelar Haul ke-93 KH Abdul Hamid bin Itsbat di Kuala Lumpur
