MPPM Gelar Buka Puasa Bersama, Peringatan Nuzulul Qur’an dan Santunan Anak Yatim di Kajang

KAJANG, MPPM NEWS — Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama, Peringatan Nuzulul Qur’an, serta Santunan Anak Yatim pada Sabtu (7/3/2026) di halaman Office MPPM Kajang, Selangor.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, para ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga pengurus dan anggota MPPM dari berbagai jajaran.

Dari pihak KBRI Kuala Lumpur hadir Deputy Chief of Mission (DCM) Danang Waskito bersama Ibu, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Korfung Pensosbud) Fery Iswandi, serta Atase Riset Taufik Bin Ismail. Kehadiran para pejabat KBRI tersebut menandai eratnya hubungan antara perwakilan negara dengan komunitas masyarakat Indonesia di Malaysia.

Kegiatan ini juga dihadiri para tokoh ulama sekaligus penasehat MPPM, di antaranya Dr. Kyai Mahbubi Ali, Kyai Ahmad bin Muidi, serta Ustadz Umar Faruk.

Selain itu hadir pula perwakilan Cawangan Khas Polis Diraja Malaysia dari Ibu Pejabat Polis Bukit Aman, IPD Kajang, IPD Sepang, serta IPD Serdang.

Sejumlah organisasi masyarakat Madura yang tergabung dalam Forum Komunikasi Organisasi Madura (F-KOM) turut hadir melalui para ketua maupun perwakilan organisasi masing-masing.

Turut hadir pula Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, Ketua Umum MPPM beserta jajaran pengurus harian, para ketua dan anggota divisi, para sesepuh masyarakat, anggota, simpatisan, serta para undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Mahfud Budiono selaku Sekretaris II MPPM.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ustadz Abdul Kholik selaku Sekretaris MPPM yang mewakili organisasi.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda buka puasa bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahim serta memperkuat rasa kebersamaan masyarakat Madura yang berada di perantauan.

Ia menegaskan bahwa MPPM lahir dari semangat persaudaraan masyarakat Madura di Malaysia, dengan tujuan untuk saling membantu, saling menjaga, dan saling menguatkan satu sama lain di negeri orang.

Melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, MPPM terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Resolusi MPPM sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) yang dipimpin oleh Ustadz Rudi Mahfud selaku Sekretaris Dewan Pembina MPPM.

Momentum tersebut menjadi bagian dari langkah organisasi dalam memperkuat sistem organisasi serta pelayanan sosial yang dijalankan oleh MPPM.

Sambutan dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur kemudian disampaikan oleh Danang Waskito selaku Deputy Chief of Mission (DCM).

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada MPPM atas berbagai peran dan kontribusinya dalam membantu masyarakat Indonesia di Malaysia.

Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat seperti MPPM memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kepada warga negara Indonesia di perantauan.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara komunitas masyarakat dan perwakilan negara menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat komunikasi serta pelayanan kepada masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia.

Ibu Danang Waskito menyerahkan bingkisan santunan kepada anak-anak yatim dalam kegiatan Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) di Kajang, Selangor, Sabtu (7/3/2026), didampingi Sekretaris MPPM Ustadz Abdul Kholik.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial MPPM terhadap sesama.

Santunan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum MPPM H. Bung Muhdar bersama Ibu Danang Waskito yang memberikan bingkisan kepada anak-anak yatim. Turut serta dalam penyerahan santunan tersebut Ustadz Umar Faruk selaku Wakil Sekretaris Penasehat MPPM serta Wakil Ketua MPPM Bapak Azishul.

Kegiatan santunan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam kegiatan Buka Puasa Bersama MPPM di Kajang Selangor, sekaligus menunjukkan komitmen organisasi dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Memasuki sesi keagamaan, tausiyah dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an disampaikan oleh Ustadz Mohammad Kholil dari Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan kembali makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia, serta pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Mahbubi Ali.

Pengurus MPPM, perwakilan KBRI Kuala Lumpur, serta tokoh masyarakat berfoto bersama setelah shalat Maghrib berjamaah dalam kegiatan Buka Puasa Bersama MPPM di Kajang, Selangor.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika para hadirin kemudian melaksanakan buka puasa bersama, yang dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah di Kantor MPPM Kajang.

Melalui kegiatan ini, MPPM berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan masyarakat Madura di perantauan dapat terus terjaga.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan negara dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik bagi warga negara Indonesia di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *