Guru Besar UI Ungkap Jejak RKH Muhammad Mudatstsir Badruddin di Sidogiri

RKH Muhammad Mudatstsir Badruddin pada peresmian PPMM dan ulang tahun MPPM di Kajang Selangor

PAMEKASAN, MPPMNEWS.ID — RKH Muhammad Mudatstsir Badruddin kembali menjadi sorotan setelah Prof. Dr. Hanief Saha Ghafur mengungkap kiprahnya di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, termasuk dalam merintis koperasi pesantren yang kemudian berkembang menjadi BMT Sidogiri dan jaringan Swalayan Basmalah.

Hal tersebut disampaikan Prof. Hanief, Guru Besar Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (UI), saat memberikan Stadium Generale dalam rangkaian pelantikan Penyelenggara Akademik IAI Miftahul Ulum Pamekasan masa bakti 2026–2031 di Aula Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Ahad (13/9/2026).

RKH. Muhammad Mudatstsir Badruddin merupakan pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, penasihat sekaligus penggagas nama Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM).

Baca juga: Pengurus MPPM Periode 2025–2027 Resmi Dilantik di Selangor

Prof. Hanief menceritakan bahwa dirinya mengenal RKH. Muhammad Mudatstsir Badruddin melalui lingkungan Pondok Pesantren Sidogiri. Ketika Prof. Hanief mulai mondok di pesantren tersebut, RKH. Muhammad Mudatstsir Badruddin sudah lebih dahulu boyong.

Menurut Prof. Hanief, koperasi tersebut dirintis RKH. Muhammad Mudatstsir Badruddin bersama KH. Sa’dullah Nawawi Sidogiri.

“Jadi perintis koperasi pesantren Sidogiri itu yang saat ini berkembang menjadi BMT Sidogiri, Swalayan Basmalah yang berada di mana-mana, itu pendirinya adalah KH. Mudatstsir Badruddin bersama KH. Sa’dullah Nawawi Sidogiri,” kata Prof. Hanief.

Prof. Hanief menjelaskan, pada masa awal koperasi Sidogiri memiliki tiga unit usaha, yakni toko peracangan, toko sembako, dan warung

Dari tiga unit usaha tersebut, koperasi kemudian berkembang menjadi unit usaha yang besar dan tersebar di berbagai tempat.

Prof. Dr. Hanief Saha Ghafur saat memberikan Stadium Generale dalam rangkaian pelantikan Penyelenggara Akademik IAI Miftahul Ulum Pamekasan masa bakti 2026–2031 di Aula Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Ahad (13/9/2026).

Menurut Prof. Hanief, kisah tersebut bukan semata tentang perkembangan koperasi, tetapi tentang semangat dan visi besar RKH. Muhammad Mudatstsir Badruddin yang perlu diteruskan kepada para santri dan mahasiswa IAI Miftahul Ulum Pamekasan.

Pelantikan Penyelenggara Akademik IAI Miftahul Ulum Pamekasan masa bakti 2026–2031 digelar di Aula Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Pamekasan, Ahad (13/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda Kabupaten Pamekasan dan sejumlah tokoh ulama.

Prof. Hanief hadir sebagai tamu kehormatan dalam kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan Stadium Generale kepada para santri dan mahasiswa IAI Miftahul Ulum Pamekasan.

Baca juga: Ketua MPPM Sowan ke PPMU Panyeppen, Serahkan Donasi Tahap Pertama

Baca juga: Ribuan Masyarakat Hadiri Haul Masyayikh Bani Itsbat di Kuala Lumpur

Baca juga: Kebakaran Ponpes Miftahul Ulum Panyepen: Pengasuh Sampaikan Terima Kasih

Bacq juga: Kebakaran Ponpes Miftahul Ulum Panyepen Pamekasan, 13 Lokal Pondok Tibyan Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *