SAMPANG, MPPMNEWS.ID — Jenazah Abdul Munip, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, tiba di rumah duka setelah dipulangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia. Abdul Munip meninggal dunia pada 30 September 2026 dalam usia 64 tahun.
Tim Pengurusan dan Pemulangan Jenazah (TPPJ) Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) di bawah koordinasi Persatuan Permuafakatan Masyarakat Madura (PPMM) menangani pemulangan sejak laporan kematian diterima di Malaysia hingga jenazah diserahkan kepada keluarga di Sampang.
Abdul Munip meninggal sekitar pukul 07.15 waktu Malaysia di kawasan Pantai Dalam, Kuala Lumpur. Berdasarkan laporan Polis Diraja Malaysia, keluarga menghubungi ambulans setelah mengetahui kondisinya. Abdul Munip kemudian dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan dan dinyatakan telah meninggal dunia.
Baca juga: Jenazah Mat Juli Johan Dipulangkan dari Malaysia hingga Lumajang
Dokumen terkait kematian mencatat Abdul Munip sebagai WNI berusia 64 tahun dan PMI undocumented. Sebab kematian yang tercantum adalah sakit jantung, kencing manis, dan darah tinggi.
Setelah menerima laporan kematian, TPPJ MPPM mengurus kelengkapan administrasi untuk pemulangan jenazah. Dokumen tersebut mencakup Permit to Import/Export of Human Remains dari Kementerian Kesihatan Malaysia dan Surat Bukti Pencatatan Kematian dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
Surat KBRI mencatat pengiriman jenazah ke Indonesia atas permintaan keluarga. Asmadi, yang tercatat sebagai anak saudara almarhum, disebut sebagai pihak yang akan menerima jenazah di Indonesia.
Setelah dokumen selesai, TPPJ MPPM mengurus jenazah sesuai syariat Islam. Abdul Munip dimandikan, dikafani, dan disalatkan sebelum dikirim ke Indonesia.
Jenazah kemudian dikemas untuk pengiriman melalui jalur udara sesuai standar pengiriman internasional dan dibawa ke kargo Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
Berdasarkan Air Waybill (AWB) Nomor 232 1978 6734, jenazah Abdul Munip diberangkatkan dari Kuala Lumpur menuju Surabaya menggunakan penerbangan MH871, dengan jadwal keberangkatan pukul 07.20 dan tiba pukul 09.10. AWB tersebut mencatat berat jenazah 100 kilogram.
Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, TPPJ MPPM melanjutkan pengantaran jenazah menuju rumah duka di Sampang.
Setibanya di rumah duka, jenazah Abdul Munip diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Baca juga: Abdullah, PMI Asal Sumenep, Meninggal di Klang, Jenazah Dipulangkan
Baca juga: TPPJ MPPM Pulangkan Jenazah Matkari hingga Pamekasan
Baca juga: Meninggal di Malaysia, Mohamad Mahrus Ali dipulangkan ke Pamekasan
Baca juga: Jenazah Maizeh, PMI asal Sampang, dipulangkan dari Malaysia
