SUMENEP, MPPMNWWS.ID — Abdullah, PMI asal Sumenep, meninggal dunia di Klang, Selangor, Malaysia. Jenazahnya telah dipulangkan dan tiba di Sumenep, Selasa (29/9/2026).
Abdullah merupakan warga Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep. Dokumen Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mencatat almarhum berusia 56 tahun dan beragama Islam.
Abdullah meninggal dunia di Hospital Tengku Ampuan Rahimah, Klang, Selangor, pada 27 September 2026 pukul 20.26 waktu Malaysia. Daftar Kematian Malaysia mencatat penyebab kematian berupa severe pneumonia atau pneumonia berat.
Baca juga: TPPJ MPPM Pulangkan Jenazah Matkari hingga Pamekasan
Kabar kematian Abdullah dilaporkan pihak keluarga. Tim Pengurusan dan Pemulangan Jenazah (TPPJ) Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) di bawah koordinasi Persatuan Permuafakatan Masyarakat Madura Malaysia (PPMM) kemudian menindaklanjuti pemulangan jenazah dari Malaysia ke Indonesia.
Dalam dokumen KBRI Kuala Lumpur, Samsul tercatat sebagai pihak yang melaporkan kematian Abdullah dan mewakili kepentingan keluarga. Sementara Sulaiman, saudara sepupu almarhum, tercatat sebagai pihak yang menerima jenazah di Indonesia.
TPPJ MPPM berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan KBRI Kuala Lumpur untuk mengurus Surat Bukti Pencatatan Kematian. Dokumen ini menjadi dasar dalam proses pengambilan jenazah dari rumah sakit.
KBRI Kuala Lumpur menerbitkan Surat Bukti Pencatatan Kematian pada 28 September 2026. Dokumen itu mencatat bahwa jenazah dibawa ke Indonesia atas permintaan keluarga dan mencantumkan penerbangan Malaysia Airlines MH871 rute Kuala Lumpur–Surabaya pada 29 September 2026.
Dengan surat tersebut, TPPJ MPPM mengambil jenazah dari rumah sakit untuk menjalani pemulasaraan sesuai syariat Islam, termasuk memandikan dan mengafani. Jenazah kemudian ditempatkan dalam peti dan dipersiapkan untuk pengiriman melalui jalur udara sesuai persyaratan pengiriman jenazah yang berlaku.
Usai administrasi dari berbagai pihak terkait diselesaikan, jenazah dibawa ke kargo Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk diberangkatkan ke Indonesia. Abdullah kemudian diberangkatkan dari Kuala Lumpur menuju Surabaya menggunakan penerbangan Malaysia Airlines MH871 pada 29 September 2026.
Setibanya di Sumenep, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.
Baca juga: Meninggal di Malaysia, Mohamad Mahrus Ali dipulangkan ke Pamekasan
Baca juga: Jenazah Maizeh, PMI asal Sampang, dipulangkan dari Malaysia
Baca juga: TPPJ MPPM Pulangkan Jenazah Fathol Bari dari Malaysia hingga Bondowoso
Baca juga: Warga Malaysia Keturunan Sampang Meninggal, Jenazah Tiba di Sampang
