PMI Asal Jember Meninggal di Malaysia, Keluarga Baru Tahu Enam Hari Kemudian

Tampak depan Hospital Kajang, Selangor, Malaysia, tempat PMI asal Jember Erwin Jumat (44) meninggal dunia sebelum proses pengurusan jenazah dilakukan.

KAJANG, SELANGOR, MPPMNEWS.ID — Keluarga Erwin Jumat (44), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Sukmoilang, Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru mengetahui kabar kematiannya enam hari setelah ia dinyatakan meninggal dunia di Hospital Kajang, Selangor. Akibatnya, jenazah belum dapat dituntut karena belum ada ahli waris yang hadir untuk menyelesaikan administrasi sesuai prosedur yang berlaku di Malaysia.

Berdasarkan dokumen resmi Hospital Kajang, Kementerian Kesihatan Malaysia (KKM), dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Erwin meninggal dunia pada 26 Juli 2026 pukul 23.21 waktu Malaysia akibat Sepsis due to Left Foot Gangrene. Hasil pemeriksaan forensik menyatakan penyebab kematian berasal dari kondisi medis dan tidak menunjukkan adanya indikasi tindak pidana.

Informasi yang dihimpun MPPMNEWS.ID menyebutkan, Erwin diantar ke Hospital Kajang oleh seseorang. Setelah tiba di hospital, orang tersebut sempat mengatakan hendak memarkir kendaraan. Namun, ia tidak kembali dan hingga keluarga tiba di Malaysia, identitas maupun keberadaannya belum diketahui.

Baca juga: Jenazah PMI Asal Sampang Dipulangkan MPPM

Karena tidak ada ahli waris yang berada di Malaysia, pihak hospital belum dapat menyerahkan jenazah dan harus menunggu kehadiran keluarga untuk menyelesaikan proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Beberapa hari kemudian, seorang saudara jauh mendatangi Hospital Kajang setelah memperoleh informasi bahwa Erwin sedang dirawat. Saat itulah pihak hospital menjelaskan bahwa Erwin telah meninggal dunia sejak 26 Juli 2026 dan meminta agar keluarga inti datang langsung ke Malaysia untuk mengurus penuntutan jenazah.

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga di Jember. Karena almarhum tidak memiliki keluarga inti di Malaysia, adik kandungnya, Eko Haryono, memutuskan berangkat ke Kuala Lumpur untuk mengurus jenazah kakaknya

Kedatangan Eko Haryono di Malaysia menjadi awal dimulainya proses pengurusan jenazah. Bersama Tim Pengurusan dan Pemulangan Jenazah (TPPJ) MPPM, keluarga kemudian menjalani serangkaian prosedur administrasi yang harus dipenuhi sebelum jenazah dapat dituntut dari Hospital Kajang dan dipulangkan ke Indonesia.

Baca juga: Jenazah PMI Asal Bangkalan Dipulangkan TPPJ MPPM

Baca juga: Jenazah PMI Asal Jember Tiba di Kampung Halaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *