Viral Dugaan Penganiayaan ART di Johor Bahru, Polis Malaysia Jalankan Siasatan

Tangkapan skrin video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) di Johor Bahru, Malaysia.

JOHOR BAHRU, MPPM NEWS – Kepolisian Malaysia menyelidiki kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) setelah video kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu kecaman publik.

Video yang beredar luas memperlihatkan seorang perempuan mendapat perlakuan kasar dari empat individu yang diduga merupakan majikannya. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat diinterogasi, dimarahi, dan diduga mengalami kekerasan fisik.

Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, korban sebelumnya dituduh memukul anak majikannya yang masih kecil. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang yang mengonfirmasi tuduhan tersebut.

Ketua Polis Johor, Datuk Ab Rahaman Arsad, mengesahkan pihaknya telah menerima maklumat berkaitan video viral tersebut dan sedang menjalankan siasatan lanjut bagi mengenal pasti kronologi kejadian serta identitas pihak-pihak yang terlibat.

“Ia masih dalam proses risikan,” katanya sebagaimana dilaporkan media setempat.

Menurut laporan media Malaysia, kejadian itu diduga berlaku di kawasan Taman Daya, Johor Bahru. Video yang tular di media sosial menunjukkan seorang lelaki yang dipercayai majikan korban mengasari perempuan tersebut hingga terdengar suara tangisan. Tiga individu lain, termasuk dua perempuan, turut terlihat memarahi korban secara bergantian.

Kasus tersebut mengundang reaksi luas warganet yang mengecam tindakan kekerasan terhadap pekerja rumah tangga. Mereka menilai apabila terdapat dugaan pelanggaran yang dilakukan pekerja, perkara tersebut seharusnya diserahkan kepada pihak berkuasa untuk tindakan lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Foto yang dikaitkan dengan korban turut beredar di media sosial. Dalam foto tersebut tampak sejumlah luka lebam pada bagian wajah, leher, dan telinga yang diduga dialami korban. Namun kondisi terkini korban serta keberadaannya hingga kini belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, polis masih menjalankan penyelidikan dan belum mengumumkan hasil siasatan maupun identitas korban secara resmi.

MPPM NEWS akan terus memantau perkembangan kasus ini sambil menunggu keterangan resmi dari Polis Diraja Malaysia (PDRM) dan Perwakilan Republik Indonesia di Malaysia terkait status serta penanganan korban.

Baca juga: Pergi untuk Mengubah Nasib, PMI Asal Bekasi Ditemukan Terlantar di Sungai Buloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *