SURABAYA, MPPMNEWS.ID – Nisan bin Dali (55), pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, kembali ke Tanah Air setelah meninggal dunia di Malaysia. Jenazahnya tiba di Bandara Internasional Juanda, Rabu (15/7/2026), sebelum dibawa menuju kampung halaman di Kabupaten Sampang.
Almarhum merupakan warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Hospital Sungai Buloh, Selangor, pada Senin (13/7/2026) pukul 22.38 waktu Malaysia.
Berdasarkan dokumen kematian yang diterbitkan otoritas Malaysia, penyebab kematian almarhum tercatat sebagai mixed septic cardiogenic shock secondary to disseminated melioidosis, atau syok campuran septik dan kardiogenik akibat melioidosis yang telah menyebar.
Baca juga: Meninggal di Malaysia, Jenazah Supandi Dipulangkan MPPM ke Surabaya
Untuk memulangkan jenazah ke Indonesia, Tim Pengurusan dan Pemulangan Jenazah MPPM di bawah Persatuan Permuafakatan Masyarakat Madura Malaysia (PPMM) membantu pengurusan berbagai dokumen dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Setelah seluruh proses administrasi selesai dan Surat Bukti Pencatatan Kematian diterbitkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, tim MPPM menjemput jenazah Nisan dari Hospital Sungai Buloh.
Jenazah kemudian diurus sesuai syariat Islam, mulai dari dimandikan, dikafani, hingga disalatkan. Setelah itu, jenazah dikemas sesuai standar penerbangan internasional untuk diberangkatkan menuju Indonesia.
Jenazah Nisan diterbangkan dari Kuala Lumpur menuju Surabaya menggunakan Malaysia Airlines MH871 pada Rabu (15/7/2026), berangkat pukul 07.20 waktu Malaysia dan tiba di Bandara Internasional Juanda pukul 09.10 WIB.
Setibanya di Juanda, jenazah dijemput Tim Pengurusan dan Pemulangan Jenazah MPPM dengan ambulans jenazah milik MPPM. Dari bandara, jenazah diantar menuju rumah duka di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, untuk diserahkan kepada keluarga.
Kepulangan tersebut mengakhiri perjalanan Nisan di perantauan. Setelah meninggal dunia di Malaysia, almarhum akhirnya kembali ke kampung halaman untuk dimakamkan di tengah keluarga dan kerabat.
MPPM menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.
(MPPM NEWS)
Baca juga: Kecelakaan Saat Safari Dakwah, MPPM Pulangkan Jenazah KH Mohammad Rizki
