KUALA LUMPUR | MPPM NEWS – Tim SIAGA Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) melakukan pendampingan dan pengurusan pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang mengalami sakit dan tidak lagi mampu bekerja akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun.
PMI tersebut bernama Mahrumi, warga Dusun Duk Barat, Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Selama berada di Malaysia, ia tinggal di kawasan Seksyen 27, Taman Alam Mega.
Kasus ini bermula setelah warga Madura yang tinggal serumah dengan Mahrumi melaporkan kondisinya kepada MPPM dan memohon bantuan agar yang bersangkutan dapat memperoleh pendampingan serta pengurusan pemulangan ke tanah air.
Baca juga: Meninggal di Malaysia, PMI Asal Jember Dipulangkan MPPM
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SIAGA MPPM yang dipimpin Rizki segera turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi Mahrumi. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kondisi kesehatannya cukup memprihatinkan dan terus mengalami penurunan.
Mahrumi diketahui menderita penyakit kencing manis dan sudah tidak dapat berjalan sehingga harus menggunakan kursi roda untuk beraktivitas. Melihat kondisi kesehatan yang terus menurun serta keterbatasan mobilitas yang dialami, Tim SIAGA MPPM memutuskan untuk membantu proses pemulangan dan mengawal perjalanan yang bersangkutan hingga tiba di Bandara Juanda, Surabaya.
Selain mengalami penurunan kesehatan, Mahrumi juga tidak memiliki keluarga yang mendampingi selama berada di Malaysia. Hasil koordinasi dengan pihak keluarga di kampung halaman menunjukkan bahwa ia sudah tidak memiliki keluarga kandung yang dapat memberikan pendampingan secara langsung dan hanya memiliki anak tiri yang berada di daerah asal.
Rizki mengatakan kondisi Mahrumi saat ditemui memang membutuhkan bantuan dan penanganan segera.
“Ketika kami sampai ke lokasi, kondisi beliau memang sudah lemah dan tidak boleh berjalan. Selain itu, beliau juga tidak memiliki keluarga yang mendampingi di Malaysia. Setelah melihat keadaan secara langsung, kami menilai beliau memang perlu segera dibantu dan diurus proses pemulangannya,” ujar Rizki.
Untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar, Tim SIAGA MPPM kemudian melakukan pengurusan dokumen, pelepasan imigresen serta penyelesaian urusan kompaun di Jabatan Imigresen Malaysia Kajang.

Dalam proses tersebut, Bendahara Tim SIAGA MPPM, H. Busri Taufiq, turut melakukan koordinasi pendampingan dan pengurusan administrasi. Menurutnya, seluruh proses pelepasan imigresen telah selesai dilaksanakan dan Mahrumi telah memperoleh izin untuk kembali ke Indonesia.
“Alhamdulillah proses pelepasan imigresen dan urusan kompaun sudah selesai dilaksanakan. InsyaAllah beliau dijadwalkan pulang besok pagi menuju Indonesia,” kata H. Busri Taufiq.
Mahrumi dijadwalkan dipulangkan ke alamat asalnya di Dusun Duk Barat, Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Seluruh proses administrasi dan pelepasan imigresen kini telah selesai dilaksanakan. Mahrumi dijadwalkan berangkat menuju Indonesia pada Selasa pagi melalui Bandara Internasional Kuala Lumpur sebelum melanjutkan perjalanan ke Surabaya dan kampung halamannya di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Baca juga : MPPM Dampingi Pemulangan PMI Sakit Asal Sampang
