KUALA LUMPUR, MPPMNEWS.ID – Tiga jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) dipulangkan dari Malaysia ke Indonesia melalui dua penerbangan berbeda pada Jumat (17/7/2026). Proses pengurusan dan pemulangan ketiga jenazah tersebut ditangani Tim Pengurusan dan Pemulangan Jenazah (TPPJ) MPPM di bawah naungan Persatuan Permuafakatan Masyarakat Madura Malaysia (PPMM).
Ketiga jenazah diterbangkan dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Hotimah (41) diberangkatkan lebih dahulu menggunakan penerbangan Malaysia Airlines MH873 pada pukul 13.15 waktu Malaysia. Sementara Sanima (40) dan Abdullah Kamar (55) diberangkatkan dengan penerbangan Malaysia Airlines MH875 yang lepas landas pada pukul 15.45 waktu Malaysia.
Hotimah merupakan warga Desa Kotah, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Sanima berasal dari Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Abdullah Kamar berasal dari Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Baca juga: Kecelakaan Saat Safari Dakwah, MPPM Pulangkan Jenazah KH Mohammad Rizki
Setelah menerima laporan mengenai meninggalnya ketiga WNI tersebut, TPPJ MPPM segera berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, keluarga, otoritas berwenang di Malaysia, serta KBRI Kuala Lumpur untuk menyelesaikan dokumen persyaratan pemulangan jenazah ke Indonesia.
Setelah seluruh dokumen pemulangan dinyatakan lengkap dan ketiga jenazah diizinkan keluar dari rumah sakit, ketiga jenazah kemudian dibawa ke HQ Pengurusan dan Pemulangan Jenazah MPPM. Di lokasi tersebut dilakukan pemulasaraan sesuai syariat Islam, meliputi pemandian jenazah, pengafanan, salat jenazah, hingga pengemasan sesuai standar pengiriman internasional sebelum diberangkatkan melalui terminal kargo KLIA.
“Alhamdulillah, hari ini Tim Pengurusan dan Pemulangan Jenazah (TPPJ) MPPM telah menuntaskan pengurusan dan pemulangan tiga jenazah WNI ke Indonesia. Kami bersyukur seluruh tahapan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga ketiga jenazah dapat dipulangkan ke daerah asal untuk diserahkan kepada keluarga masing-masing,” kata Ghazali.
Berdasarkan dokumen resmi, Hotimah meninggal dunia akibat komplikasi kanker payudara stadium III, diabetes, dan hipertensi. Sanima wafat akibat gagal ginjal stadium IV yang disertai diabetes dan hipertensi. Sementara Abdullah Kamar meninggal dunia akibat komplikasi stroke, diabetes, hipertensi, serta radang paru-paru.
Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, jenazah Hotimah dan Sanima dijemput oleh tim beserta ambulans jenazah MPPM untuk dibawa ke kampung halaman masing-masing di Kabupaten Sampang, Madura. Sementara jenazah Abdullah Kamar dijemput langsung oleh pihak keluarga untuk dibawa ke Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.
Seluruh rangkaian pengurusan dan pemulangan ketiga jenazah tersebut selesai setelah masing-masing diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di daerah asal.
(Redaksi MPPMNEWS.ID)
Baca juga: PMI Asal Kerinci Meninggal di Malaysia, Jenazah Dipulangkan MPPM
