SAMPANG | MPPM NEWS — Santri 17 tahun tewas di Sampang dalam kecelakaan maut di kawasan Jembatan Toko Laris, Jalan Wahid Hasyim, Jumat (15/5/2026) dini hari. Korban yang sempat ditemukan tanpa identitas itu diketahui bernama Mohammad Aldi, warga Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Saat kejadian, korban diketahui sedang berkendara bersama rombongan temannya dari arah timur menuju barat.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, korban diduga terjatuh akibat kondisi jalan yang licin usai diguyur hujan deras.
“Sesampainya di lokasi kejadian, korban terjatuh dan terseret di tengah jalan hingga tidak sadarkan diri,” ujarnya.
Baca juga: Jenazah PMI Asal Sampang Dipulangkan MPPM dari Malaysia
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan. Namun situasi di lokasi sempat menimbulkan tanda tanya setelah rekan-rekan korban meninggalkan tempat kejadian.
Warga menaruh curiga setelah teman-teman korban berpamitan mencari ambulans ke rumah sakit, namun mereka tidak pernah kembali ke lokasi kejadian. Bahkan sepeda motor yang dikendarai korban juga tidak ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).
Karena korban tidak kunjung mendapatkan bantuan, warga akhirnya membawa korban ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Petugas sempat kesulitan mengungkap identitas korban karena tidak ditemukan dokumen pengenal di lokasi kejadian. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak.
Identitas korban akhirnya terungkap setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Sekretaris Desa Tambaan, Moh Holik, merasa mengenali ciri-ciri korban dan langsung mendatangi rumah sakit untuk memastikan.
“Iya benar, identitas korban saat ini sudah diketahui,” kata Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik.
Setelah dipastikan bahwa korban merupakan warga Desa Tambaan, pihak keluarga segera dihubungi untuk proses administrasi dan pemulangan jenazah.
Dari hasil penelusuran kepolisian, korban diketahui merupakan seorang santri yang tengah menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren di Desa Gersempal, Kecamatan Omben.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk menelusuri keberadaan rekan-rekan korban yang meninggalkan lokasi kejadian serta hilangnya sepeda motor korban.
Jenazah Mohammad Aldi telah dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Semoga almarhum husnul khatimah.
Baca juga: MPPM Pulangkan Jenazah PMI Bangkalan hingga ke Rumah Duka
Baca juga: MPPM Resmi Buka Pelayanan Pemulangan Jenazah PMI Malaysia–Indonesia
