SUBANG JAYA, MPPMNEWS.ID — SUBANG JAYA, MPPMNEWS.ID — St Masita Paulangi merupakan PMI Tana Toraja yang meninggal dunia di Hospital Sultan Idris Shah, Serdang, Selangor, pada Sabtu, 5 September 2026.
Berdasarkan Daftar Kematian No. 2310307 dari Hospital Sultan Idris Shah, almarhumah meninggal pada pukul 10.08 waktu setempat dengan sebab kematian severe pneumonia. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar pencatatan kematian oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
Setelah menerima laporan kematian dari keluarga, TPPJ MPPM (Tim Pengurusan dan Pemulangan Jenazah) menangani proses pengurusan jenazah. TPPJ berkoordinasi dengan keluarga di kampung untuk menyiapkan dokumen dan memastikan keputusan pemakaman almarhumah.
Dalam dokumen KBRI Kuala Lumpur, St Masita Paulangi tercatat berusia 61 tahun dan berstatus PMI undocumented. Almarhumah beralamat di K2-04-07, Goodyear Court 7, Jalan USJ 14/1, USJ 14, 47630 Subang Jaya, Selangor, serta berasal dari Desa/Kelurahan Lembang Rea Tulaklangi, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Dalam proses tersebut, Subral Hadid, yang tercatat sebagai anak almarhumah, memberikan surat pernyataan terkait pemakaman ibunya di Malaysia.
Koordinasi kemudian berlanjut dengan KBRI Kuala Lumpur untuk pengurusan administrasi kematian dan pemakaman. KBRI menyatakan tidak keberatan serta memberikan izin kepada pihak terkait di Malaysia untuk mengurus pemakaman St Masita Paulangi di Tanah Perkuburan USJ 22, Subang Jaya, Selangor.
Setelah proses administrasi dan koordinasi selesai, jenazah dijemput dari Hospital Serdang sekitar pukul 17.30 dan dibawa ke Masjid Al-Madaniah USJ 18 untuk pengurusan jenazah.
Setibanya di masjid, jenazah menjalani proses pemandian dan pengkafanan sekitar pukul 18.30, sebelum disalatkan pada pukul 19.45.
Usai salat jenazah, jenazah dibawa ke Tanah Perkuburan Islam USJ 22, Subang Jaya, dan dimakamkan sekitar pukul 20.00.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Baca juga: Tak Ada Keluarga di Malaysia, MPPM Urus Pemakaman PMI Asal Kendal
Baca juga: TPPJ MPPM Dampingi Pemakaman PMI Juliana di Kajang
